Sistem Perekonomian Indonesia

Sistem Perekonomian Indonesia

BUMN/  Koperasi/ Home industri

Sistem perekonomian adalah system yang di gunakan oleh suatu Negara untuk mengalokasikan sumber daya yang di milikinya baik keapda individu maupun organisasi dinegara tersebut. Perbedaan antara system perekonomian dengan system ekonomian lainnya adalah bagaimana cara system itu mengatur factor produksinya semua factor produksi tersebut dipegang oleh pemerintahan.

System perekonomian di Indonesia

Kemunculan suatu aliran ekonomi dunia, akan selalu berkaitan dengan aliran ekonomi sebelumnya begitu pula dengan system perekonomian di Indonesia. Kapitalisme & sosialisme begitu mempengaruhi ideology perekonomian Indonesia. Era pra- kemerdekaan adalah masa kapitalisme dari eropa karena Indonesia memakai paham kapitalisme seharusnya Indonesia sudah bisa menjadi kelas dalam pemilik modal tetapi sebagai penilik bangsa Indonesia di rampok hak-haknya. Bangsa yang seharusnya menjadi tuan rumah malah menjadi budak dinegaranya sendiri.

Antara kapitalis dan system perekonomian Indonesia memang memiliki kaitan yang cukup erat, seperti hubungan sosialisme dengan system perekonomian Indonesia, hal ini juga tercantum dalam UUD ’45 , pasal 27 ayat 2. selain ada unsure sosialisme ternyata dalam pasal ini juga mengandung untuk kapitalisme. Hak untuk memiliki pekerjaan ternyata juga termasuk hak kepemilikan yang merupakan substansi kapitalisme dalam pasal ini juga tersurat bahwa kewajiban Negara adalah sebagai agen pelindung individu-individu sebagai warga Negara. Tanggung jawab Negara terhadap hak-hak individu ini adalah bagian dari substansi kapitalisme yang menjadi individu-individu sebagai subjek.

Perkembangan system perekonomian Indonesia

  • System demokrasi ekonomi (orde baru)
  • Sistem ekonomi kerakyatan (reformasi)

Sistem Demokrasi ekonomi

Sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah Pancasila UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh, untuk rakyat di bawah pimpinan & pengawasan pemerintah

Ciri-ciri positif system ekonomi demokrasi

  1. perekonomian disusun sebagai usaha bersana berdasarkan atas asas kekeluargaan
  2. cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak di kuasai oleh negara
  3. Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya di kuasai negara dan di pergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.
  4. sumber-sumber kekayaan & keuangan negara digunakan untuk pemufakatan lembaga-lembaga perwakilan rakyat, serta pengawasan terhadap kebijakan ada pada lembaga-lembaga perwakilan rakyat pula.

Ciri-ciri negatif hal-hal yang harus dihindarkan

  1. sistem free fight liberalism : sistem persaingan bebas yang saling mengahancurkan & dapat menumbuhkan eksploitas manusia dan bangsa lain.
  2. sistem etalisme : negara beserta aparatur ekonomi negara bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi & daya kreasi unit-unit ekonomi di luar sektor negara
  3. monopoli : pemusatan kekuatan ekonomi pada suatu kelompok yang merugikan masyarakat.

Sistem ekonomi kerakyatan

Masyarakat memegang aktif dalam kegiatan ekonomi, sedangkan pemerintah menciptakan iklim yang sehat bagi pertumbuhan dan perkembangan dunia usaha.

Ciri-ciri sistem ekonomi kerakyatan

  1. bertumpu pada mekanisme yang berkeadilan dengan prinsip persaingan yang sehat
  2. memperhatikan pertumbuhan ekonomi, nilai keadilan, kepentingan sosial, dan kualitas hidup.
  3. mampu mewujudkan pembangunan berwawasan lingkungan dan berkelanjutan
  4. menjamin kesempatan yang sama dalam berusaha & bekerja
  5. adanya perlindungan hak-hak konsumen & perlakuan yang adil bagi seluruh rakyat

Sistem Ekonomi Indonesia

Pelaku ekonomi :

–     Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

–         Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)

–         Koperasi

BUMN

Badan usaha yang modalnya sebagian besar / seluruh dari negara

Tujuan pemerintah mendirikan BUMN

–         memberikan kepada masyarakat

–         menjadi salah satu sumber penerimaan negara

–         mencegah terjadinya monopoli oleh swasta

–         memperluas lapangan kerja

Bentuk BUMN

  1. Perusahaan Jawatan (Perjan)

Perusahaan negara yang seluruh modalnya berasal dari kekayaan negara dan merupakan bagian dari suatu departemen. Usahanya bersifat pelayanan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ciri – ciri Perjan

–         Bertujuan untuk melayani kepentingan masyarakat

–         Pimpinan dan karyawan di tunjuk/ di angkat oleh menteri dan berstatus PNS

–         Mendapat fasilitas dari negara

–         Perusahaan ini di bawah suatu departemen dan bertanggung jawab pada menteri

–         Seluruh modal dari APBN

  1. Perusahaan Umum ( Perum)

Perusahaan negara yang seluruh modalnya dari negara yang telah dipisahkan dari kekayaan negara. Tujuan utama pendirian Perum ialah memberikan pelayanan kepada kepada kepentingan umum sekaligus untuk meraih keuntungan.

Ciri – ciri BUMN yang terbentuk Perum

–         bertujuan melayani kepentingan umum yang vital tetapi diperbolehkan untuk mencari keuntungan

–         modal berasal dari kekayaan negara yang telah dipisahkan

–         pimpinan dan karyawan berstatus perusahaan negara / pegawai negri

–         Perum berada di bawah pimpinan dewan direksi

  1. Persero

Perusahaan negara yang terbentuk kepemilikannya berupa saham dan sebagian kecil saham tersebut boleh dijual kepada pihak swasta (<50%). Tujuan dari persero ini adalah untuk meraih keuntungan.

Ciri – ciri yang terbentuk Persero

–         Bertujuan mencari keuntungan (non public utility)

–         Modal sebagian bisa dimiliki oleh pemerintah

–         Dipimpin oleh dewan direksi

–         Tidak mendapatkan fasilitas negara

–         Pimpinan dan karyawan berstatus karyawan swasta

BUMS

Badan usaha yang modalnya berasal dari perseorangan ataupun kelompok masyarakat

Bentuk BUMS

–         badan usaha / perusahaan perseorangan

–         Firma (Fa)

–         Persekutuan Komanditer (CV)

–         Perseroan Terbatas (PT)

Koperasi

Badan usaha yang beranggotakan orang – orang / badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi, sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Peran pemerintah dalam perekonomian

Peran Pemerintah :

–         pelaku kegiatan ekonomi

Produsen : mendirikan BUMN

Distributor : mendirikan bulog, pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan

Konsumen : membeli barang dan jasa untuk membelanjakan roda pemerintahan

–         pengatur kegiatan ekonomi

kebijakan moneter, bidang keuangan,

kebijakan fiskal : kebijakan dalam bidang perpajakan

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: